Merindumu
Merindumu selalu di setiap detak jantungku.
Detik-detik jam yang berlalu menjadi saksi bisu.
Ketiadaanmu kini membuatku sendu.
Inginku terbang melayang ke tempatmu.
Bersama angin malam kuembuskan rindu.
Bisakah aku memelukmu?
Bisakah aku mengecupmu?
Tegapnya langkahmu dalam membimbingku.
Gagah rupamu yang kurindu.
Ayah.
Tangisku selalu pecah.
Saat sepi mulai menyelimuti.
Ku ingin mah selalu di sisi.
_pemimpi kecil_
Komentar
Posting Komentar