Mimpi tertunda
Mimpi-mimpi sejenak terhenti.
Raga ini sedang mengumpulkan puing-puing pemulih.
Hanya bisa menatap mereka yang beraktivitas dengan peluh di dahi mereka.
Rencana demi rencana yang tersusun tertunda oleh raga yang rapuh.
Raga yang sedang tak bersahabat membatasi aktivitas, namun kreativitas tak boleh mati.
Hanya bisa mempersiapkan danel menunggu impian terwujud satu demi satu.
Yakinkan raga ini akan kuat kembali meraih mimpi-mimpi tertunda.
-pemimpi kecil-
-Tangerang, 18 Agustus 2015-
Komentar
Posting Komentar